Jadwal pertandingan Persela VS Putra Samarinda

Empat kontestan Indonesia Super League (ISL) asal Jawa Timur mengalami perubahan jadwal. Hingga Rabu (26/3), tercatat empat pertandingan mengalami perubahan jadwal dengan alasan berbeda. Dari empat itu, hanya satu yang belum mendapat konfirmasi jadwal baru.

Persik Kediri versus Persija Jakarta urung digelar pada 12 April karena tidak mendapatkan izin dari kepolisian Kediri. Laga yang rencananya digelar di Stadion Brawijaya, Kediri, tersebut dianggap terlalu berdekatan dengan pemilihan anggota legislatif (Pileg) pada 9 April.

Hingga berita diturunkan belum ada kepastian dari PT Liga Indonesia terkait jadwal baru Macan Putih kontra Macan Kemayoran. Sedangkan tiga laga lain yang sudah pasti mengalami perubahan jadwal adalah Arema Cronus lawan Pelita Bandung Raya, Putra Samarinda kontra Persela Lamongan dan saat  Periba Balikpapan menjajal kekuatan Persepam Madura United.

Arema Cronus versus Pelita Bandung Raya diundur dua hari dari jadwal semula, yakni menjadi 19 April. Sedangkan Persiba Balikpapan lawan Persepam yang sejatinya dihelat 28 April, diubah menjadi 30 April. Demikian pula Persela menantang Putra Samarinda, yang semula 30 April dimajukan menjadi 28 April.

Khusus Arema, jadwal lawan Pelita Bandung Raya diubah karena berdekatan dengan laga AFC Cup antara Arema Cronus dan Selangor FA. Sedangkan untuk jadwal Persepam dan Persela di Kalimantan terpaksa berubah karena permintaan pemegang hak siar.

Manajemen Persik Kediri mengakui kepolisian kota Kediri telah memberikan konfirmasi laga home kontra Persija Jakarta pada 12 April tidak mendapatkan izin. Hingga kini manajemen masih berkomunikasi dengan PT Liga Indonesia terkait penyusunan laga tunda. “Pihak keamanan menyatakan pertandingan masih berdekatan dengan pemilu legislatif, sehingga tak mendapatkan izin. Kami masih berkonsultasi dengan PT Liga,” jelas Sekretaris Persik Kediri, Barnadi, Rabu (26/3).

Manajemen berharap jadwal tunda nanti cukup bersahabat dengan Persik. Dengan demikian Macan Putih urung menjalani tiga pertandingan home secara berurutan. Setelah laga lawan Persija terhapus, Rendi Irawan dkk langsung menatap laga kontra Semen Padang pada 16 April yang dilanjut dengan laga menjamu Sriwijaya FC pada 26 April.

Kecuali jika PT Liga Indonesia memutuskan penundaan masih di rentang tanggal tersebut, maka Persik masih memiliki tiga laga home berurutan. “Sebenarnya ditunda kapan saja tidak masalah. Tentunya PT Liga juga mengerti kondisinya. Bagi Persik, yang terpenting saat ini adalah peningkatan performa tim,” tegas Barnadi.( http://soccer.sindonews.com )

Temukan saya di Google+